Tidak usah terlalu berkerut-kerut mengartikan judul tulisan ini. Intinya Strategi Pesan adalah cara menulis pesan sesuai dengan maksud dan tujuan serta karakteristik audiens. Tidak ada strategi pesan yang tidak mengacu paca maksud dan tujuan kampanye public relations. Tidak ada juga strategi pesan yang tidak disesuaikan dengan audiens.
Karakteristik audiens yang dimaksud adalah apakah mereka tahu atau maklum pada isyu, baik problem atau kesempatan, yang sedang kita kampanyekan? Jika sudah tahu, apakah mereka yakin isyu itu penting, berguna, danĀ bermanfaat? Jika sudah tahu dan yakin kemanfaatannya, apakah mereka melakukan tindakan untuk mendapatkan manfaat atas isyu tersebut?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut menentukan strategi pesan yang dipilih. Bila ingin membuat audiens maklum dan tahu, gunakanlah pendekatan informative strategy. Melalui cara ini, Anda sekadar memberitahukan atau menginformasikan sesuatu.
Tapi, bila Anda ingin mengubah opini, sikap dan perilaku, maka pakailah pendekatan persuasive strategy. Pada cara yang kedua ini, penting sekali untuk merumuskan dengan jelas, apa yang kita inginkan untuk dilakukan oleh audiens.
Strategi Informatif bisa menggunakan pesan berupa narasi atau memasukkan unsur-unsur hiburan dalam proses penulisan pesan. Sedangkan Strategi Persuasif meliputi compliance dan argument strategy.
0 Responses to “Message Strategy”